(Puisi oleh Dyah Ari Wijayanti, 2024)
Seberapa sering dalam sehari kita berdoa?
Sebelum makan, untuk berterimakasih pada alam yang selalu memberi
Sebelum tidur, untuk memberi waktu istirahat kepada badan yang telah menopang selama sehari
Ibadah wajib lima kali, untuk memberi jeda pada pikir yang selalu berlari
Seberapa sering kita melihati layar dalam genggaman?
Mengecek semua pesan dan notifikasi
Scrolling semua story sampai lupa mandi
Terhanyut dibawanya, dunia serasa kita putari
Seberapa sering kita menikmati sekeliling, menikmati keseharian sederhana ini?
Makan, mandi, mencuci-cuci
Bercengkerama dengan sanak famili
Melihati keponakan kecil bermain pasir
Menikmati hijau tanaman, sejuk embun pagi
Menatap senja berkilauan sore hari
Menyapa terbit purnama malam hari
Burung berkicau
Jangkrik mengerik
Bau harum daun melati
Riang suara keponakan mengejar serangga berlari-lari
Seberapa sering kita berefleksi
Merenung, menilik ke dalam dan luar diri
Adakah aku telah berguna hari ini?
Bagi diriku sendiri, keluarga, dan lingkungan yang mengitari
Adakah aku telah menikmati hidup yang dipersembahkan untukku hari ini?
Adakah aku telah berdoa dan bersyukur atas segala rahmat dan nikmat yang telah diberi?
Ataukah aku hanya hanyut dalam genggaman yang dangkal ini
Genggaman layar kotak pembajak pikir dan hati
Leave a Reply